pertengahan november 2010
Dear rintik hujan di hariku... Bersama Kabut dipagi hari yang mengaburkan pandangan..
dan dinginnya yang senantiasa menyelimuti..
Selalu..
Diiringi dengan dingin Hujan turun..
Selalu..
Diiringi dengan badai Bencana datang..
Selalu..
Diiringi dengan cobaan kebahagiaan datang..
Seperti berjalan di jalan setapak..
kini aku berjalan..
menunduk mengawasi langkah..
takut tuk menengadah..
Tersadar.. Justru disaat aku sudah jauh tersesat..
Namun,Disaat ku mencari jalan di kegelapan..
aku semakin jauh dari jalan itu..
karena kegelapan yang menahanku..
menjagaku bersamanya..
Bodohnya aku.
Yang mempercayai mata ini.. yang tak mungkin tuk melihat di kegelapan itu..
mempercyai bahwa aku dikelilingi cahaya disana..
Godaan yang tak terelakkan..
dilengkapi dengan kesendirian..
Kurasa.. aku tak punya pilihan.
selain menyerah..
Menjalani.. apa yang memang seharusnya terjadi..
merasakannya seperti aliran arus air yang sejuk di sungai..
tenang dan teratur..
serta menikmati suara gemericiknya yang merdu dan menenangkan..
walaupun tak selamanya..
karena akan ada saatnya..
gelombang besar... beserta gemuruhnya yang dahsyat akan datang..
tuk menghempasku.. merobohkanku..
aku disini..
Dengan segala hal yang menahanku..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar