Septemberku, yang kadang ceria di tahun 2011
Dear Cahaya Malam berkabut, Bulan mu tak terlihat karena Embunnya..
tapi aq selalu disana, Memandangmu dari sudut tak terlihat.. Yakin tuk Berjumpa.
Aku Seperti berdiri di ujung jalan bercabang.tak tahu harus Melangkah.Hilang Arah.
Saat aku memilih tuk berjalan,
Aku tersesat semakin jauh...
menemukan Cabang yang lebih banyak.Terjebak.Aku diam.Berputar,
Mencari,
Memilih,
Berpikir,
Memutuskan.Tapi....aku masih tetap disana.terjerat akar berduri yang melilit dengan semangat.Mencengkramku.
Aku diam.tak tahu harus bagaimana,dengan sakit yang kuciptakan sendiri.
Aku Buta.tak bisa Melihat, jadi bagaimana mungkin aku bisa memilih dan berjalan...
Aku Meraba.berharap kan ada tangan yang meraihku , Menjauhkan dari sakit ini.
Aku Berdo'a.Karena mamang hanya itu yang kupunya sekarang..Apalagi ?,aku bahkan tak punya daya.
Aku Menangis.
Karena memang itu lah penghiburku,
Airmataku.. Pelepas Kesedihanku.
Aku hanya butuh satu jalan, bersimbah Cahaya Rahmat, Beraroma Kebaikan, Berdinding Keyakinan, Berwarna Kebenaran, Berujung Ridho Allah.
Amiin Ya Allah...Aku Masih mencari jalan menuju Rahmat-Mu ya Allah..Masih..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar